Irfan Hakim Belajar Bahasa Isyarat, Untuk Apa?

Bahasa isyarat yang biasanya digunakan untuk komunikasi tuli dan tunawicara ini mulai menjadi perhatian bagi Irfan Hakim. Sebelumnya Irfan telah bertemu dengan anak-anak berkebutuhan khusus ini di sebuah acara yang dibawakanya dengan kawan-kawan artis lain. Pada program yang menayangkan perlombaan nyanyi tersebut terdapat peserta yang memiliki keterbatasan khusus namun memiliki bakat dan prestasi yang begitu luar biasa.

Hal ini membawa Irfan ingin mengenal lebih banyak mengenai bahasa isyarat yang sekarang juga diwajibkan ada pada setiap stasiun tv. Irfan Hakim mengajak Surya Sahetapy untuk mengajarkannya sekaligus sharing mengenai kisah hidupnya sebagai seorang yang menggunakan bahasa isyarat sebagai komunikasi sehari-hari. Surya Sahetapy adalah putra dari artis Dewi Yul dan juga Rey Sahetapy.

Awal pertemuan irfan langsung diajarkan bagaimana cara menanyakan kabar dalam bahasa isyarat. Tidak sampai disitu saja, Irfan Hakim juga menanyakan penyebab ketulian yang diderita oleh Surya. “kamu apakah dari lahir sudah tuli?”. Tanya Irfan dengan menggunakan bahasa isyarat.
“sejak lahir, karena faktor keturunan” jawab Surya menggunakan bahasa isyarat yang sedikit demi sedikit Irfan sudah mulai pahami.

Surya juga menjelaskan bahwa ada 4 orang dari keluarganya yang tuli, bahkan menurut pengakuan Surya teman dekatnya ada yang satu keluarga tuli semua. Dulunya kita menyebutnya tunarungu namun jaman sekarang mereka lebih suka menamai dirinya sebagai tuli. Karena menurut Surya, tunarunggu itu sesuatu kata yang memiliki arti rusak dan sama sekali tidak dapat berkomunikasi. Sedangkan mereka dapat berkomunikasi dengan bahasa isyarat. Telihat Irfan banyak mendapatkan ilmu mengenai bahasa isyarat dari Surya.

Ternyata bahasa isyarat itu sudah ada turun temurun dari jaman dahulu dan dapat dipelajari, yang uniknya lagi setiap negara dan daerah memiliki perbedaan dalam menyampaikan bahasa isyarat. Apalagi dengan teknologi sekarang membuat Surya dan teman-teman tuli dipermudahkan dalam berkomunikasi. “jadi buat teman-teman tuli jangan berkecil hati, jangan sedih, jangan tertutup, terbuka dengan dunia. Apalagi dengan teknologi bisa komunikasi kesemua orang”. Ujar Irfan Hakim dengan penuh semangat.

Diakhir perbincangannya bersama Surya, Irfan tak kuat membendung air matanya saat membahas mengenai seorang tuli yang dikasari oleh pengemudi jasa transportasi online. “ bagaimana jika kamu berada diposisi mereka?, coba kamu tutup telinga dan nonton tanpa volume begitulah dunia mereka. Hargai mereka” . tutup Irfan diakhir pertemuannya dengan Surya.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

About Us

Makassar Baklave merupakan toko oleh – oleh terfavorit di kota Makassar. Jika berkunjung ke Makassar, beli oleh – olehnya ya di Makassar Baklave.

Recent Posts

Yuk berlangganan info Makassar Baklave

Daftarkan emailmu untuk mendapatkan info dan promo menarik setiap minggunya.