Mengenal 3 Suku yang Ada di Sulawesi Selatan

Hallo Baklavers, kali ini kita akan mengulik dan mengenal tiga suku yang tersebar di beberapa daerah yaitu :

Suku Bugis

Ciri utama kelompok etnik ini adalah bahasa dan adat-istiadatnya, suku ini tergolong dalam suku Deutero-Melatu atau Melayu muda. Menurut sejarah masuknya ke Nusantara setelah gelombang migrasi pertama dari daratan Asia tepatnya Yunan.

Sumber : panrita.news

Bahasa yang digunakan juga bahasa bugis dengan huruf lontara,uniknya lagi bahasa bugis berbeda disetiap wilayah (ada yang kasar dan halus). Suku Bugis tersebar di beberapa kabupaten yaitu : Kab. Bulukuma, Sinjai, Bone, Soppeng, Sidenreng-Rappang, Powelai-Mamasa, Luwu, Pare-pare, Barru, Pangkajen, dan Maros. Sebagian besar dari mereka lebih suka merantau, hal ini disebabkan adanya faktor historis orang-orang Bugis itu sendiri di masa lalu.

Sebutan To Ugi diambil dari singakatan La Satumpugi, yang merupakan nama raja yang pada masa itu menguasai sebagian besar wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. La Satumpugi terkenal baik dan sangat dekat dengan rakyatnya. Sehingga rakyatnya pun menyebut diri mereka To ugi yang berarti pengikut Ugi.

Suku Makassar

Siapa yang tak kenal Makassar, kaya akan sejarahnya yang panjang, budaya yang beragam serta kuliner yang selalu membuat lidah merasakan kenikmatannya. Apalagi oleh-olehnya yaitu Makassar Baklave dan Makassar Oishi yang sekarang menjadi pembicaraan dimana-mana. Dibalik semua itu, ternyata Makassar mempunyai suku, yaitu suku Makassar yang biasanya dikenal dengan panggilan “daeng”. Suku Makassar merupakan suku yang terbesar di Sulawesi Selatan.

Menurut catatan sejarah yang tertulis dalan “lontara”, suku Makassar sudah menguasai pulau sulawesi sejak abad 16. Suku Makassar sendiri tersebar di beberapa Kabupaten yaitu Gowa, Makassar, Takalar Jeneponto, Bantaeng, Selayar, Maros dan Pangkep.

Suku Toraja

Sumber : thecolourofindonesia.com

Suka ini terkenal dengan ritual pemakaman, rumah adat tongkonan dan ukurian kayunya.
Suku Toraja adalah suku yang menetap di pengunungan bagian utara Sulawesi Selatan, kata Toraja berasal dari bahasa bugis, “to riaja” yang mempunyai arti orang yang berdiam di negeri atas.

Namun sekarang mereka memanfaatkan budaya uniknya sebagai daya tarik untuk mendatangkan para wisatawan. Jaman dulu orang Toraja sering memanggil atau menyebut kelompoknya sesuai dengan wilayah tempat tinggalnya, yaitu Sa’dan yang merupakan nama sungai yang mengaliri wilayah mereka.

Sebenarnya masih banyak lagi suku-suku yang ada di Sulawesi yang belum diulik adat istiadatnya. Nah, dari tiga suku ini, kira-kira Baklavers dari keturunan suku apasih?

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Yuk berlangganan info Makassar Baklave

Daftarkan emailmu untuk mendapatkan info dan promo menarik setiap minggunya.