Siapa sih yang nggak pengen menjadi seorang yang sukses dalam karir maupun usaha. Apalagi jika usaha yang dibangun maju dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi banyak orang. Menjadi nilai plus lagi jika menjadi sumber inspirasi banyak orang.

Pengusaha-pengusaha muda di bawah ini membuktikan usaha kecil yang mereka rintis dari nol, kini membuahkan hasil.

Carline Darjanto, CEO Cotton Ink

Sumber : Forbes.com

Buat kalian pecinta fashion kekinian yang simple, pasti sudah tak asing lagi dengan brand lokal satu ini yaitu Cotton Ink. Pada tahun 2008, Carline Darjanto bersama temen baiknya Ria Sarwono, merintis bisnisnya dengan modal awal uang saku sendiri.

Dengan kerja keras dan kegigihannya, baju-baju yang ia jual dengan merk Cotton Ink kini semakin terkenal dan menjadi salah satu brand lokal yang diperhitungkan.

Nggak heran Cotton Ink mendapatkan berbagai penghargaan, seperti best local brand, most favorite brand, the most innovative brand dan merek lokal favorit pada tahun 2012.

Reynold dan Arnold Poernomo, KOI Dessert

Sumber : dining.indonesiatatler.com

Inila pria dibalik kelezatan dessert KOI yang hits tersebut. Kedua saudara yang besar di Sydney, Australia merupakan pemilik sekaligus chef dari KOI Dessert Bar di Sydney. Kafe yang lahir pada tahun 2015 ini berasal dari kecintaan mereka berdua terhadap dessert

Bukan hanya itu, mereka juga membuka usaha restoran di Jakarta lho, NOMZ namanya.

Achmad Zaky, CEO Bukalapak

Siapa disini yang sering berbelanja di Bukalapak, ini dia CEO Bukalapak yaitu Achmad Zaky, yang membangun marketplace online di Indonesia. Awal mula usahanya dari impiannya membangun marketplace bergaransi, kini usaha bukalapak sudah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia, sudan banyak UKM yang bergabung di dalamnya.

Dian Pelangi, Butik Dian Pelangi

Sumber : Instagram@dianpelangi

Perempuan cantik yang bernama lengkap Dian Wahyu Utami ini lahir di Palembang, 14 Janurari 1991. Dian panggilan akrabnya, ialah seorang pengusaha fashion yang sangat terkenal hinggal mancanegara. Sebenarnya dunia fashion bukan dunia yang baru bagi seorang Dian, pasalnya Dian bersekolah menengah pertama (SMK) mengambil jurusan tata busana lalu melanjutkan sekolahnya di École supérieure des arts et techniques de la mode (ESMOD) dan lulus pada tahun 2008 dengan nilai yang cukup tinggi.

Pada tahun 2009, pemiliki butik Dian Pelangi ini bergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan menjadi anggota yang termuda kala itu. Tak hanya itu, pertengahan tahun 2009 untuk pertama kalinya Dian juga mengikuti fashion show di Australia.

Baru-baru ini Dian Pelangi berhasil masuk dalam daftar bergengsi Forbes 30 under 30. Daftar tahunan yang dirilis Forbes ini berisikan anak- anak muda di bawah 30 tahun di kawasan Asia yang memiliki potensi menjadi pemimpin atau pengusaha masa depan.

Dea Valencia Budiarto

Sumber : Flickr.com//irvanbormeda

Perempuan yang ingin mengangkat batik menjadi suatu tren fashion dikalangan anak muda ini berhasil dengan ide unik dan kreatifnya. Di umurnya yang masih 19 tahun kala itu, ia sukses membangun usahanya pada bidang fashion. Saat ini lebih dari 800 potong batik kultur yang ia pasarkan salam kurun waktu satu bulan. Bahkan keuntungan yang ia dapat pun ratusan juta perbulannya.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

About Us

Makassar Baklave merupakan toko oleh – oleh terfavorit di kota Makassar. Jika berkunjung ke Makassar, beli oleh – olehnya ya di Makassar Baklave.

Recent Posts

Yuk berlangganan info Makassar Baklave

Daftarkan emailmu untuk mendapatkan info dan promo menarik setiap minggunya.